Jodohku, Sudah Siapkah Engkau Bersanding Denganku


Apa kabar kenangan yang dulu pernah kita ukir, apa kabar sapaan-sapaan yang dulu pernah kita ucap sesering mungkin, kini kita sadari sudah benar-benar menjadi insan yang dihadapkan pada beratnya tanggung jawab, bukan hanya tanggung jawab dihadapan orang tua kita masing-masing, namun tanggung jawab pada Tuhan yang paling penting.

Untuk calon jadohku, siapkah engkau menjadi bagian kisah hidup ini yang takkan pernah bisa terulang semudah memutar kaset yang kusut, siapkah engkau memikul beban-beban hidup yang setiap saat ditampukkan pada kita, siapkah kita bersama-sama berusaha menggapai ridho Ilahi untuk menjadi keluarga yang dicintai bukan hanya di dunia namun juga akhirat nanti.

Jodohku, mulai saat ini siapkanlah dzohir dan batinmu untuk memulai lembaran baru, lembaran yang masih putih dan kosong, yang kita pun mungkin bingun akan mengisi dengan tulisan atau gambar seperti apa. Namun, yakinlah jodohku bahwa Tuhan akan selalu bersama kita selama kita selalu memujanya.

Jodohku, sekali lagi siapkan engkau bersanding denganku di kursi sederhana yang katanya disebut pelaminan itu, kita akan menyapa banyak orang yang mungkin saja kita tak kenal satu persatu, perlahan akan hadir masa lalu yang mengintai kita di setiap orang yang hadir, siapkanlah itu jodohku.

Bagikan

Jangan lewatkan

Jodohku, Sudah Siapkah Engkau Bersanding Denganku
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.